Ketika saya menginstall (ulang) windows saya yang crash (dan pernah juga saya menambahkan OS baru di harddisk yang sama), maka yang terjadi adalah loader-nya si Linux (Ubuntu), yaitu Grub loader tertimpa oleh bootloader-nya windows yang baru ter-install. Akibatnya, Ubuntu menjadi tidak dapat di-load dengan cara-cara yang ‘biasa’. Hal ini mungkin juga pernah dialami oleh para pembaca dan mungkin sebagian di antara anda semua masih bingung dengan masalah ini.

Di sini, saya akan berbagi ‘magic’nya kpd anda semua dalam menyelesaikan masalah ini. Grub yang hilang dari pencatatan di MBR dapat ‘ditemukan’ lagi dengan cara berikut ini:

1. Gunakan LiveCD Ubuntu (sebaiknya yang versinya sama dengan Ubuntu yang anda install.

2. Saat sudah masuk ke desktop (yang default-nya gnome itu lo..), kemudian buka aplikasi Terminal dan ketikkan command berikut ini :

sudo grub
find /boot/grub/stage1

(kemudian sistem akan memberitahukan di mana posisi Grub)
root (hd0,1) (ini contoh posisi Grub yang ditampilkan oleh sistem. root ada di partisi kedua)
setup (hd0)
quit

3. Selanjutnya, anda bisa mengubah parameter disk yang sesuai dengan keinginan anda. Jika anda mempunyai root di tempat lain, maka anda harus meng-editnya dengan command berikut ini (di sini saya contohkan root ada di partisi pertama):

root (hd0,0)