Telecommunication


Internet, semakin murah, semakin mudah. Tapi Aturan semakin bikin “susah”.

Dahulu sebelum internet “merakyat” dan masih “milik orang2 berkantong tebal” (karena biaya instalasi dan pemakaian resource-nya yang masih mahal dan belum banyak perusahaan yang melirik teknologi ini), pertukaran informasi sangatlah terasa sekali lambatnya dan terkadang juga mahal untuk mendapatkan informasi. Bayangkan saja, surat biasa yang dikirimkan ke seseorang paling cepat sampai sekitar 3-4 hari, kalau mau sehari sampai, musti pakai Kilat khusus, itu pun kalau kotanya tidak berjauhan.

Lalu, kalau ada informasi yang harus disampaikan segera secara tertulis, mentok-mentok pakainya telegram yang mahalnya juga ga kira-kira .Tau kan, klo biaya telegram tu dihitungnya per kata yang ditulis, makanya banyak yang menyingkat-nyingkat kata-kata sedemikian rupa sehingga dapat biaya kirim yang murah). Tapi, ada aja kan kalau disingkat2 gtu yang bikin informasi jadi bias (kayak sekarang aja, dengan teknologi sms aja, ada para alay yg nulis2nya disingkat2, pasti bakal gw tanyain dah tuh, mksudnya apaan, gw suruh kirim balik lagi dah pesannya. Nah ini sms, tinggal send, coba klo telegram?? Mampus aja dah lu, bolak balik kantor pos gara-gara diteleponin sama penerima, karena pesan yang diterima ga jelas.). (more…)

Oleh karena banyak yg nanya tentang gimana2nya promo tarif layanan telekomunikasi ke gw, nih gw share aja deh materi siaran pers feb 2010 yang lalu. Semoga bermanfaat:

Siaran Pers No. 24/PIH/KOMINFO/2/2010
Larangan Promosi Tarif Gratis Layanan Telekomunikasi Untuk Lintas Operator (Off Net) Terhitung Mulai Tanggal 15 Pebruari 2010

(Jakarta, 13 Pebruari 2010). Sebagai tindak lanjut adanya surat Ketua BRTI Basuki Yusuf Iskandar yang juga merangkap sebagai Plt Dirjen Postel No. 306/BRTI/XII/2009 tanggal 30 Desember 2009 perihal program promo layanan telekomunikasi, maka pada tanggal 12 Pebruari 2010 di Ditjen Postel Kementerian Kominfo telah berlangsung suatu pertemuan yang khusus membahas masalah larangan promosi tariff gratis layanan telekomunikasi. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Plt Dirjen Postel tersebut dihadiri oleh para direksi penyelenggara telekomunikasi (dan yang mewakili) serta beberapa anggota KRT-BRTI. (more…)

Do you want to know the actual traffic situation at where will you pass on your mudik route? Just browse this link below: (more…)

Gw lagi malas edit2…, jd gw copy-paste aja dr sumbernya semua, toh menurut gw isinya ga ada yg nyinggung “aneh-aneh” kok.  Berikut selengkapnya :

(Jakarta, IC) – Sebanyak delapan perusahaan ditetapkan sebagai pemenang seleksi penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis packet switched yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (Wireless Broadband) atau broadband wireless access (BWA).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Mohammad Nuh, di Jakarta, menyerahkan Keputusan Menteri Kominfo No. 237/KEP/M.KOMINFO/7/2009 tentang Penetapan Pemenang Seleksi Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched Yang Menggunakan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel (Wireless Broadband).
(more…)